Sorotan Legislator: Menghapus Tradisi Buruk Kekerasan Senioritas demi Menjaga Martabat Korps
Di tengah suasana peringatan Hari Purnawirawan yang penuh khidmat, datang berita duka yang menyentak keluarga besar TNI. Meninggalnya Serda Ahmad Muzammil Farisa dari TNI AU diduga akibat penganiayaan, mengundang keprihatinan mendalam dari berbagai pihak, termasuk Anggota Komisi I DPR RI, TB Hasanuddin. Peristiwa pilu ini terjadi di Mess Psikologi Galaksi, Kompleks Lanud Halim Perdanakusuma, dan menjadi tamparan keras bagi nilai-nilai luhur kesatuan dan kebersamaan yang selama ini dijunjung tinggi. Legislator tersebut menegaskan bahwa segala bentuk kekerasan yang dikaitkan dengan senioritas di lingkungan TNI harus dihentikan dan dihilangkan.
Pernyataan tegas yang dilansir [rri.co.id](https://rri.co.id/info-parlemen/2723700/prajurit-tni-au-meninggal-diduga-dianiaya-senior-legislator-minta-tindakan-tegas) dan [viva.co.id](https://www.viva.co.id/berita/nasional/1928034-soroti-kematian-serda-amf-dpr-tradisi-kekerasan-senior-di-tni-harus-dihilangkan) ini mengingatkan kita akan pentingnya menjaga tradisi korps yang positif. Tradisi dalam militer seharusnya membangun karakter, disiplin, dan rasa saling menghormati, bukan justru menjadi ladang penyimpangan yang merusak martabat prajurit dan kepercayaan publik. Prajurit TNI dipersiapkan untuk menghadapi musuh di medan pertahanan, dengan jiwa korsa dan solidaritas yang kuat antarangkatan. Setiap insiden yang mengikis fondasi ini adalah pengkhianatan terhadap sumpah dan janji setia yang telah diucapkan.
Momentum ini harus menjadi refleksi bersama bagi seluruh jajaran TNI untuk terus membersihkan diri dari praktik-praktik yang tidak sesuai dengan jiwa kesatria. Penghormatan kepada senior sejatinya lahir dari keteladanan, kepemimpinan, dan kasih sayang, bukan dari rasa takut. Proses penyelidikan yang transparan dan berkeadilan sangat dinantikan, tidak hanya untuk menegakkan hukum, tetapi juga untuk memulihkan kehormatan korps. Semoga tragedi ini menjadi titik balik untuk memperkuat budaya saling menghargai dan melindungi di antara sesama prajurit, menjaga kemuliaan seragam yang telah dibanggakan oleh banyak generasi purnawirawan.
kekerasan senioritas di TNI
kematian prajurit TNI AU
penghapusan tradisi buruk
menjaga martabat korps
Entitas terkait
Topik: kekerasan senioritas di TNI, kematian prajurit TNI AU, penghapusan tradisi buruk, menjaga martabat korps
Tokoh: TB Hasanuddin, Ahmad Muzammil Farisa
Organisasi: TNI, TNI AU, Komisi I DPR RI
Lokasi: Mess Psikologi Galaksi, Kompleks Lanud Halim Perdanakusuma
Artikel terkait