Reuni Akbar Batalyon Infanteri 123/Sakti: Kenangan Operasi Seroja dan Bhakti Sosial

Reuni Akbar Batalyon Infanteri 123/Sakti: Kenangan Operasi Seroja dan Bhakti Sosial

Reuni akbar Batalyon Infanteri 123/Sakti di Cimahi menjadi momen nostalgia dan penghormatan atas pengabdian para purnawirawan, terutama yang pernah bertugas dalam Operasi Seroja. Kegiatan ini juga diwarnai bhakti sosial dan silaturahmi untuk memperkokoh tradisi korps. Semangat kesetiaan dan dedikasi yang ditunjukkan menjadi teladan bagi generasi penerus.

Di balik gerbang megah Markas Batalyon Infanteri 123/Sakti di Cimahi, Jawa Barat, Jumat 25 September 2026, berkumpul ratusan prajurit yang diikat oleh satu panggilan jiwa: pengabdian tanpa batas kepada bangsa. Udara pagi yang sejuk seolah membawa aroma nostalgia saat para purnawirawan—dengan langkah tegap meski rambut telah memutih—berbaris masuk mengenakan seragam loreng lama yang penuh cerita. Reuni akbar ini bukan sekadar pertemuan biasa; ia adalah perayaan atas kesetiaan dan dedikasi yang telah teruji di medan laga. Di antara mereka, banyak yang pernah mendarat di medan berat Operasi Seroja di Timor Timur pada era 1970-an, sebuah misi yang telah mengukir tinta emas dalam sejarah korps Infanteri. Senyum dan pelukan hangat menyambut setiap kedatangan, seolah waktu tak mampu memudarkan ikatan batin yang terbentuk di bawah ancaman peluru dan debu medan tempur.

Kenangan Operasi Seroja: Jejak Kepahlawanan yang Tak Terlupakan

Operasi Seroja bukanlah sekadar nama dalam lembaran sejarah; ia adalah napas perjuangan yang masih terasa di dada setiap prajurit Yonif 123/Sakti. Dalam acara reuni ini, para veteran dengan bangga membuka album foto hitam putih yang usang, menunjukkan wajah-wajah muda penuh semangat di tengah rimba Timor. “Kami tidak hanya bertempur, kami juga membangun kepercayaan rakyat,” ujar Serma (Purn.) Sutrisno, salah satu peserta yang ikut dalam gelombang pertama Operasi Seroja. Suaranya bergetar saat mengenang komandan kompi yang gugur, namun matanya berbinar saat bercerita tentang soliditas tim yang tak pernah goyah. Nilai-nilai seperti kesetiaan pada satuan, keberanian menghadapi bahaya, dan dedikasi tanpa pamrih—yang kini menjadi tradisi korps—lahir dari pengalaman pahit dan manis di medan operasi tersebut.

Berikut adalah catatan sejarah yang selalu dikenang oleh para purnawirawan Yonif 123/Sakti:

  • Pada 1975–1979, Batalyon 123/Sakti dikerahkan untuk mendukung integrasi Timor Timur, dengan tugas utama mengamankan wilayah dan melindungi warga sipil.
  • Banyak prajurit yang harus meninggalkan keluarga selama berbulan-bulan, namun semangat gotong royong dan rasa tanggung jawab membuat mereka tetap tegar.
  • Kenangan akan gugurnya Sersan Dua Wijaya—seorang penembak jitu—menjadi cerita yang selalu diulang saat kumpul, sebagai pengingat bahwa pengabdian membutuhkan pengorbanan tertinggi.

Bhakti Sosial dan Silaturahmi: Memperkokoh Tradisi Korps

Reuni ini bukan sekadar bernostalgia; ia adalah momentum untuk menghidupkan kembali semangat pengabdian kepada masyarakat. Komandan Batalyon Letkol Inf Sigit Pramono dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga silaturahmi sebagai pondasi kekuatan satuan. “Kita harus meneruskan nilai-nilai kesatria kepada generasi penerus, agar tradisi korps ini tidak pernah padam,” ujarnya disambut tepuk meriah. Sebagai wujud nyata, panitia menggelar bhakti sosial berupa pembagian sembako kepada warga sekitar markas. Para purnawirawan dengan sukarela turun langsung menyerahkan paket-paket tersebut, tersenyum hangat saat berjabat tangan dengan warga.

Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa semangat pengabdian tidak pernah usai meski masa dinas telah berakhir. Para purnawirawan tetap menjadi teladan dalam menjaga kebersamaan dan kepedulian terhadap sesama, sekaligus memperkokoh tali silaturahmi antar generasi prajurit. Tradisi korps yang diwariskan dari masa ke masa terus hidup dalam setiap langkah dan tindakan mereka, membuktikan bahwa jiwa kesatria tidak pernah padam.

Kami, segenap keluarga besar Berbakti, menghaturkan penghormatan yang setinggi-tingginya kepada para purnawirawan Batalyon Infanteri 123/Sakti. Pengabdian dan pengorbanan saudara-saudara sekalian dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan bangsa akan selalu dikenang. Semoga semangat kesetiaan, dedikasi, dan kebanggaan korps terus menginspirasi generasi penerus. Jasa-jasa saudara adalah bagian tak terpisahkan dari sejarah gemilang TNI Angkatan Darat, khususnya tradisi korps Infanteri yang kita junjung tinggi.

Reuni Akbar Operasi Seroja Bhakti Sosial
Topik: Reuni Akbar, Operasi Seroja, Bhakti Sosial
Tokoh: Sigit Pramono
Organisasi: Batalyon Infanteri 123/Sakti
Lokasi: Cimahi, Jawa Barat, Timor Timur