Setiap tanggal 12 September, bangsa Indonesia memperingati Hari Purnawirawan—sebuah momentum sakral yang mengajak kita semua untuk mengenang dan menghaturkan penghormatan setinggi-tingginya kepada para Purnawirawan TNI-Polri. Mereka adalah pahlawan tanpa tanda jasa yang telah mengorbankan jiwa, raga, dan dedikasi tanpa batas demi tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia. Hari yang sama juga menjadi hari lahir Persatuan Purnawirawan dan Warakawuri TNI dan Polri (PEPABRI), organisasi yang sejak 1964 menjadi rumah bersama bagi para mantan prajurit dan keluarga besar TNI-Polri. Di tahun 2026, PEPABRI genap berusia 67 tahun—usia yang sarat akan perjalanan panjang pengabdian dan kesetiaan kepada bangsa dan negara. Bagi para purnawirawan, peringatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan napak tilas semangat juang yang tak pernah padam.
Mengenang Sejarah dan Semangat Juang PEPABRI
Berawal dari kongres bersejarah di Lembang pada tahun 1964, PEPABRI hadir bukan sekadar wadah silaturahmi, melainkan simbol bahwa pengabdian tidak pernah usai meski masa dinas aktif telah berakhir. Puncak peringatan HUT ke-67 yang digelar di Surabaya—Kota Pahlawan—semakin menegaskan keterkaitan erat antara semangat juang para purnawirawan dengan nilai-nilai heroik yang telah diwariskan para pendahulu. Melalui PEPABRI, nilai-nilai luhur yang dijunjung tinggi oleh prajurit terus dipelihara dan ditularkan kepada generasi penerus:
- Loyalitas kepada negara dan Pancasila sebagai ideologi pemersatu bangsa
- Patriotisme yang terpatri dalam setiap langkah pengabdian, tanpa mengenal lelah
- Persatuan dan kesetiakawanan antar sesama purnawirawan dan warakawuri
- Dedikasi tanpa batas dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI
Semangat yang diwariskan para pendiri PEPABRI menjadi api abadi yang terus menyala di dada setiap anggota, mengingatkan kita semua bahwa pengabdian kepada bangsa tidak pernah berakhir oleh usia atau masa pensiun. Para purnawirawan adalah teladan bahwa loyalitas dan patriotisme adalah panggilan seumur hidup.
Warisan Abadi bagi Generasi Penerus Bangsa
Hari Purnawirawan bukanlah sekadar seremonial tahunan, melainkan momentum emas bagi generasi penerus untuk belajar dari sejarah dan menghayati pengorbanan para pendahulu. Keteladanan para Purnawirawan TNI-Polri dalam hal disiplin, tanggung jawab, dan kecintaan pada tanah air adalah warisan yang tak lekang oleh waktu. Melalui PEPABRI, para purnawirawan tetap aktif dalam kegiatan sosial, kebangsaan, dan pengawasan pemerintahan—membuktikan bahwa usia bukanlah halangan untuk terus berkontribusi. Nilai-nilai seperti persatuan, gotong royong, dan rela berkorban yang selama ini dijunjung tinggi harus terus diwariskan agar Indonesia tetap tegak berdiri.
Bagi kami yang masih berada di garda terdepan kehidupan berbangsa, kehadiran para purnawirawan adalah cermin jernih tentang arti kesetiaan tanpa syarat. Mereka telah mengajarkan bahwa mengabdi kepada bangsa adalah panggilan seumur hidup. Di tengah dinamika zaman, semangat PEPABRI menjadi jembatan antara masa lalu yang gemilang dan masa depan yang penuh harapan.
Dengan penuh hormat dan rasa bangga, kami ucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh Purnawirawan TNI-Polri dan warakawuri. Jasa, pengabdian, dan cinta kalian kepada bangsa ini tidak akan pernah terlupakan. Semoga semangat pengabdian yang telah kalian tunjukkan senantiasa menginspirasi generasi penerus untuk terus berjuang demi kejayaan NKRI. Dirgahayu PEPABRI, jayalah selalu purnawirawan Indonesia!