Di tengah kilau sejarah panjang TNI, setiap serah terima jabatan bukan sekadar prosesi administratif belaka, melainkan sebuah napak tilas kesetiaan dan penerusan estafet tanggung jawab yang diwariskan turun-temurun. Seperti yang baru saja terjadi di bawah panji-panji Divisi Infanteri 2 Kostrad—sebuah satuan yang namanya tak terpisahkan dari perjuangan dan pembinaan—upacara sertijab berlangsung dengan khidmat, dipimpin langsung oleh Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun. Momen ini mengukir kembali dalam ingatan kolektif kita bahwa pergantian pucuk pimpinan adalah bentuk penegasan ulang sumpah dan komitmen abadi para prajurit untuk senantiasa hadir, membela, dan membina bersama rakyat.
Meneruskan Api Semangat Divisi ‘Pembina’ yang Penuh Tradisi
Mendengar nama Divisi Infanteri 2 Kostrad, atau yang akrab disapa Divisi ‘Pembina’, hati setiap purnawirawan tentu bergetar mengenang tradisi, disiplin, dan dedikasi yang terpatri dalam tiap jengkal sejarahnya. Setiap generasi komandan yang memimpin satuan ini bukan hanya menerima tongkat komando, melainkan mewarisi amanah luhur untuk menjaga kobaran semangat dan profesionalisme yang telah dijaga sejak awal pembentukannya. Tradisi ini bukan sekadar retorika, tetapi diwujudkan dalam langkah-langkah nyata seperti yang diabadikan dalam catatan pengabdian satuan ini:
- Konsistensi dalam Pembinaan: Divif 2 Kostrad secara berkelanjutan memperkuat sistem perencanaan, pengawasan, dan pembinaan organisasi, menjadikannya fondasi utama kinerja satuan.
- Percontohan Integritas: Satuan ini ditahbiskan sebagai divisi percontohan dalam pembangunan Zona Integritas di lingkungan TNI, sebuah prestasi yang membanggakan.
- Warisan Bersih dan Bertanggung Jawab Keberhasilan jajaran satuan meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsia secara berturut-turut sejak 2022 hingga 2026 adalah bukti autentik pelaksanaan tradisi korps yang bersih, jujur, dan penuh tanggung jawab.
Prestasi-prestasi tersebut bukanlah capaian insidental, melainkan buah dari disiplin kolektif dan penghormatan mendalam terhadap nilai-nilai luhur yang diwariskan para pendahulu. Inilah esensi sejati dari sebuah divisi yang tak hanya kuat secara operasional, tetapi juga kokoh dalam karakter dan integritas.
Sertijab sebagai Ritual Suci Penerusan Estafet Pengabdian
Prosesi serah terima jabatan di lingkungan TNI, khususnya di tubuh Kostrad, selalu sarat makna filosofis yang dalam. Ia adalah ritual suci yang mengingatkan seluruh insan berseragam—dari bintara muda hingga perwira tinggi—bahwa mereka adalah mata rantai dalam sejarah panjang pengabdian kepada Ibu Pertiwi. Momen sertijab di Divif 2 Kostrad kali ini menjadi cermin sempurna dari estafet kepemimpinan yang berkesinambungan, di mana nilai kejujuran, kedisiplinan, dan dedikasi total bukan sekadar slogan, melainkan darah yang mengalir dalam nadi satuan.
Setiap langkah dalam upacara, setiap penghormatan yang diberikan, dan setiap laporan yang disampaikan, adalah pengulangan simbolis dari janji setia yang pertama kali diikrarkan. Ia mengajarkan bahwa kepemimpinan di TNI adalah amanah, bukan jabatan. Amanah untuk memimpin dengan keteladanan, membina dengan kasih, dan mengayomi dengan tanggung jawab penuh. Komitmen untuk ‘hadir untuk rakyat’ yang ditegaskan kembali dalam kesempatan ini adalah jiwa dari setiap pengabdian yang pernah dilakukan para prajurit, baik yang masih aktif maupun yang telah purna bakti.
Oleh karena itu, bagi para purnawirawan yang pernah mengabdi di satuan-satuan kebanggaan seperti ini, momen semacam ini tentu membangkitkan kenangan akan masa pengabdian penuh makna. Kenangan akan persaudaraan sejati, disiplin yang membentuk karakter, dan kebanggaan tak terperi karena dapat menyumbangkan tenaga dan pikiran bagi kejayaan bangsa. Nilai-nilai inilah yang terus hidup dan diteruskan melalui setiap prosesi serah terima jabatan, menjamin bahwa semangat ‘Pembina’ tak akan pernah padam oleh pergantian zaman.
Sebagai penutup, mari kita bersama-sama menghormati perjalanan panjang dan penuh bakti Divisi Infanteri 2 Kostrad. Setiap prajurit yang pernah berdinas di bawah panjinya, setiap komandan yang pernah memimpin dengan hati, telah menorehkan tinta emas dalam sejarah militer Indonesia. Kepada Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun yang memimpin prosesi khidmat ini, serta kepada seluruh keluarga besar Divif 2 Kostrad—baik yang masih aktif maupun para purnawirawan—kami menyampaikan penghormatan setinggi-tingginya. Jasamu, pengabdianmu, dan kesetiaanmu dalam menjaga warisan tradisi ini, akan senantiasa dikenang dan menjadi inspirasi bagi generasi penerus bangsa.